Dua Pesilat Lampung Kembali Dipanggil Mengikuti Pelatnas 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh cabang olahraga pencak silat Provinsi Lampung. Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) kembali memanggil dua pesilat terbaik Lampung untuk bergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Tahun 2026 yang akan dimulai pada 1 Agustus 2026 di Padepokan Pencak Silat Indonesia, TMII, Jakarta Timur.

Kabar tersebut disampaikan oleh Sekretaris IPSI Provinsi Lampung, Riagus Ria, pada Rabu (29/7). Pemanggilan ini menjadi bukti bahwa atlet-atlet pencak silat Lampung terus menunjukkan kualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga dipercaya memperkuat Indonesia pada berbagai ajang internasional.

Dua Atlet Bergabung, Menyusul Atlet dan Pelatih yang Lebih Dulu Dipanggil

Dua pesilat yang mendapat panggilan Pelatnas berdasarkan Surat PB IPSI Nomor 16/SJ/PB.IPSI/VII/2026 tanggal 28 Juli 2026 adalah:

  • Ahya Mulya Bhakti
    Kelas D Putra
  • Sadan Ahmed Lisanaka
    Kelas I Putra
Keduanya menyusul Riski Enjel Pinata serta Murtado Naufal yang sebelumnya telah lebih dahulu dipanggil PB IPSI untuk mengikuti program Pelatnas.

Persiapan Menghadapi Ajang Dunia

Pelatnas ini dipersiapkan untuk menghadapi sejumlah agenda internasional penting, di antaranya:

  • World Pencak Silat Championship ke-21 Tahun 2026.
  • SEA Games ke-34 Tahun 2027 di Malaysia.
  • Program Pencak Silat Road to Olympic.
Pemanggilan atlet dilakukan berdasarkan hasil review dan seleksi bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, sehingga para atlet yang terpilih merupakan atlet terbaik yang diproyeksikan memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Koordinasi Terkait Salah Satu Atlet

"Surat pemanggilan resmi kami terima hari ini. Pada intinya ketiga atlet kita siap mengikuti Pelatnas. Saat ini Sadan sudah berangkat ke Semarang untuk mengikuti pendidikan Polisi. Hal tersebut sudah kami laporkan kepada Ketua Umum IPSI Lampung dan PB IPSI."

Riagus Ria, Sekretaris IPSI Provinsi Lampung

Riagus menjelaskan bahwa terkait keberangkatan Sadan Ahmed Lisanaka yang sedang mengikuti pendidikan Kepolisian di Semarang, proses koordinasi akan ditangani langsung oleh PB IPSI. Keputusan mengenai keikutsertaan Sadan dalam Pelatnas akan mengikuti mekanisme yang ditetapkan oleh PB IPSI bersama pihak terkait.

Sementara itu, dua atlet lainnya, yakni Ahya Mulya Bhakti dan Riski Enjel Pinata, dipastikan siap mengikuti program Pelatnas. Ahya sendiri baru saja menyelesaikan pendidikan kuliahnya sehingga dapat fokus menjalani persiapan bersama Tim Nasional Indonesia.

Motivasi bagi Atlet Lampung

Pemanggilan kembali atlet-atlet Lampung ke Pelatnas diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pesilat di Provinsi Lampung untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi. Kesempatan membela Indonesia di level internasional merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin, kerja keras, dan pembinaan yang berkelanjutan.

Riagus Ria juga menyampaikan bahwa Ketua Umum IPSI Provinsi Lampung, H. Faisol, memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet dan pelatih yang dipercaya mengikuti Pelatnas. Besar harapan mereka mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Indonesia dan Provinsi Lampung di kancah internasional.

Semangat Mengharumkan Nama Indonesia

Kepercayaan yang diberikan PB IPSI kepada atlet-atlet Lampung menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat di Provinsi Lampung terus berkembang. Diharapkan para atlet mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal serta membawa pulang prestasi terbaik bagi Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional mendatang.