Empat Pesilat Lampung Ikuti Seleknas World Pencak Silat Championship 2026
Empat pesilat Lampung mendapat kesempatan mengikuti
Seleksi Nasional (Seleknas) World Pencak Silat Championship ke-21 dan Junior World Pencak Silat Championship ke-6 yang akan berlangsung pada
28-31 Agustus 2026 di Padepokan Pencak Silat Indonesia, TMII, Jakarta.
Seleknas tersebut menjadi tahapan penting untuk menentukan atlet yang akan diproyeksikan memperkuat Indonesia pada kejuaraan dunia yang dijadwalkan berlangsung pada
20-30 November 2026 di Tashkent, Uzbekistan.
Empat Pesilat Lampung Dipanggil PB IPSI
Keempat pesilat Lampung yang mendapat panggilan terdiri dari dua atlet putra dan dua atlet putri. Mereka dipanggil berdasarkan
Surat Keputusan PB IPSI Nomor 25/SJ/PB IPSI/VIII/2026 tertanggal 6 Agustus 2026 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PB IPSI, Abdul Karim Aljufri.
Daftar Pesilat Lampung
- Ahya Mulya Bhakti - Kelas D Putra
- M Wildan - Kelas E Putra
- Riski Enjel Pinata - Kelas A Putri
- Salsabila Novia Saputri - Kelas Under A Putri Junior
Berbekal Prestasi di Tingkat Nasional dan Dunia
Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lampung,
Riagus Ria, menjelaskan bahwa pemanggilan keempat atlet tersebut didasarkan pada catatan prestasi yang mereka raih sepanjang 2025 dan sebelumnya.
Ahya Mulya Bhakti, yang saat ini berusia 23 tahun, merupakan peraih medali emas pada
POMNAS 2025 dan PON Beladiri Kudus 2025. Sementara itu,
M Wildan, 22 tahun, memiliki pengalaman sebagai juara dunia senior pada 2024.
Riski Enjel Pinata, 21 tahun, juga mencatat prestasi dengan meraih medali emas pada PON Beladiri Kudus 2025. Adapun
Salsabila Novia Saputri, 18 tahun, merupakan peraih medali emas pada
Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025.
Peluang bagi Atlet Baru Menembus Pelatnas
"Surat panggilan sudah kami terima, anak-anak juga sudah kami beri tahu. Untuk Wildan dan Enjel sudah pernah ikut timnas. Tetapi Ahya dan Salsabila masih baru dan belum pernah masuk Pelatnas. Ini menjadi catatan prestasi bagi kami, mengingat kami juga tengah bersiap dalam persiapan menghadapi babak kualifikasi BK PON tahun 2027 mendatang."
Riagus Ria, Sekretaris IPSI Lampung
Bagi Ahya Mulya Bhakti dan Salsabila Novia Saputri, kesempatan mengikuti Seleknas menjadi peluang untuk membuktikan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju Pelatnas. Sementara bagi M Wildan dan Riski Enjel Pinata, pengalaman sebelumnya bersama tim nasional menjadi modal penting dalam menghadapi proses seleksi.
Persiapan Khusus Menjelang Seleknas
IPSI Lampung akan memberikan persiapan khusus kepada para atlet sebelum mengikuti Seleknas. Program latihan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing atlet agar mereka dapat tampil dalam kondisi terbaik saat seleksi berlangsung.
Pembinaan tersebut menjadi bagian dari persiapan jangka panjang IPSI Lampung, khususnya dalam menghadapi
Babak Kualifikasi PON 2027. Pengalaman dan hasil dari Seleknas diharapkan dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas serta mental bertanding para pesilat Lampung.
Masih Ada Agenda Besar IPSI Lampung
Selain mempersiapkan empat atlet menuju Seleknas, IPSI Lampung juga masih memiliki sejumlah agenda penting pada tahun 2026. Di antaranya adalah
Grandfinal Sirkuit Pencak Silat yang dijadwalkan berlangsung pada September serta
Porprov X Lampung 2026 pada November mendatang di Kota Bandarlampung.
Rangkaian agenda tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan dan pencarian atlet potensial Lampung secara berkelanjutan. Diharapkan semakin banyak pesilat daerah yang mampu menunjukkan prestasi dan bersaing di level nasional maupun internasional.
Target Prestasi Menuju Level Internasional
Pemanggilan empat pesilat Lampung ke Seleknas menjadi bukti bahwa pembinaan pencak silat di Provinsi Lampung terus menghasilkan atlet potensial. Dengan persiapan yang maksimal, keempatnya diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membuka peluang untuk memperkuat Indonesia pada kejuaraan dunia di Tashkent, Uzbekistan.