FPTI Perkuat SDM Melalui Pelatihan Teknis Panjat Tebing

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) melaksanakan pelatihan bersama pembuatan jalur dan belayer sebagai upaya meningkatkan kompetensi teknis serta standar keselamatan dalam olahraga panjat tebing. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FPTI dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, terlatih, dan berdaya saing.

Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu, tanggal 31 Januari sampai 1 Februari. Kegiatan dibagi ke dalam dua kategori utama, yaitu pelatihan pembuatan jalur panjat tebing dan pelatihan belayer.

Pembuatan Jalur difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis personal dalam merancang jalur panjat tebing yang aman, menantang, serta sesuai standar kompetisi dan latihan.

Belayer merupakan petugas tambatan yang bertugas membantu pengamanan pemanjat dari bawah. Peran ini sangat penting dalam menjamin keselamatan selama aktivitas pemanjatan berlangsung.

Melalui pelatihan belayer, peserta dibekali pemahaman tentang prosedur keselamatan, standar operasional yang benar, serta teknik pengamanan yang profesional. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya insiden dan memastikan seluruh aktivitas panjat tebing berlangsung dengan aman.

FPTI berharap melalui kegiatan ini, kualitas SDM panjat tebing semakin meningkat, baik dari sisi teknis, keselamatan, maupun profesionalisme dalam mendukung perkembangan olahraga panjat tebing di Indonesia.