KONI Lampung Apresiasi Pembinaan Bulutangkis Berkelanjutan

Pembinaan olahraga bulutangkis di Provinsi Lampung terus dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui Kejurprov PBSI Lampung 2026 yang menjadi momentum untuk menjaring bibit-bibit atlet muda potensial sekaligus mengukur perkembangan prestasi bulutangkis di daerah.

Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak 298 atlet dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurprov PBSI Lampung 2026 juga menjadi bagian dari persiapan atlet menuju Porprov Lampung 2026 hingga agenda olahraga tingkat nasional seperti PON mendatang.

Wakil Sekretaris II KONI Provinsi Lampung, Jares Mogni, mengapresiasi pelaksanaan Kejurprov PBSI Lampung 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menggali potensi atlet-atlet muda yang diharapkan dapat memberikan prestasi bagi Provinsi Lampung di masa mendatang.

"Pertama-tama KONI Provinsi Lampung, kegiatan hari ini tentunya dalam menggali bibit-bibit muda atlet dan ke depannya bisa membanggakan Provinsi Lampung. Kami tentunya juga mengapresiasi jajaran PBSI Provinsi Lampung, mereka mengadakan kegiatan seperti ini tentunya bisa menjadi contoh bagi cabor-cabor yang lain."

Jares Mogni, Wakil Sekretaris II KONI Provinsi Lampung

Jares menilai pembinaan yang dilakukan secara konsisten melalui kompetisi seperti Kejurprov dapat menjadi salah satu langkah untuk menemukan atlet potensial sejak usia muda. Program tersebut juga dapat menjadi contoh bagi cabang olahraga lainnya dalam membangun proses pembinaan yang berkesinambungan.

Sementara itu, Ketua Pengprov PBSI Lampung, Eko Agung Saputra, menjelaskan bahwa Kejurprov merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari program pembinaan PBSI Lampung. Pada tahun ini, para peserta dari kabupaten/kota juga dipersiapkan sebagai materi untuk menghadapi Porprov Lampung 2026.

"Ini event tahunan kita selenggarakan. Tahun ini kebetulan mungkin dari seluruh kabupaten/kota inilah materi untuk Porprov dan kita melakukan try out untuk Porprov juga karena seperti itulah aktivitasnya."

Eko Agung Saputra, Ketua Pengprov PBSI Lampung

Pelaksanaan Kejurprov sekaligus menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengukur kemampuan sebelum menghadapi persaingan di Porprov. Dengan keterlibatan atlet dari berbagai kabupaten/kota, proses seleksi dan pemetaan potensi atlet dapat dilakukan secara lebih luas.

KONI Provinsi Lampung terus mendorong pengurus cabang olahraga untuk menjalankan pembinaan secara konsisten melalui kompetisi dan program latihan yang terarah. Pembinaan sejak usia muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan regenerasi atlet dan memperkuat prestasi olahraga Lampung.

Melalui Kejurprov PBSI Lampung 2026, diharapkan semakin banyak bibit atlet bulutangkis potensial yang lahir dan berkembang untuk memperkuat kontingen Lampung pada Porprov 2026 serta menghadapi agenda olahraga tingkat nasional di masa mendatang.

Dokumentasi Kegiatan