Anggar, Kickboxing, Muaythai, Bela Diri Campuran, Kurash, Tinju, dan Hapkido. Riagus Ria menegaskan bahwa atlet yang diberangkatkan harus benar-benar memiliki kualitas dan kesiapan terbaik. KONI Lampung menargetkan peningkatan peringkat dan raihan medali dibandingkan PON sebelumnya.
“Kami tidak ingin hanya sekadar berpartisipasi. Target kami jelas, membawa pulang medali dan memperbaiki peringkat Lampung.”Untuk memastikan kualitas atlet, KONI Lampung akan melakukan seleksi secara ketat melalui tahapan tes fisik, baik pada tahap pertama maupun tahap kedua. Sementara itu, perwakilan cabang olahraga Anggar Lampung, Mira Daniaty, menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan KONI Lampung. Menurutnya, kejelasan tahapan seleksi dan dukungan organisasi sangat membantu cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet. “Kami terus mematangkan atlet meski masih ada keterbatasan fasilitas. Yang terpenting fokus dan intensitas latihan tetap terjaga,” ujarnya. Sebagai informasi, Provinsi Lampung menempati peringkat sepuluh pada klasemen akhir PON Bela Diri I yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, Oktober 2025, dengan raihan 5 medali emas, 5 perak, dan 10 perunggu. Dengan persiapan yang lebih matang dan seleksi ketat, Lampung optimistis mampu tampil lebih kompetitif pada PON Bela Diri Tahap II 2026. Sumber: Diolah dari pemberitaan Cyberindonesia.net
— Riagus Ria, Wakil Ketua Umum II KONI Provinsi Lampung