KONI Provinsi Lampung bersama KONI kabupaten dan kota resmi menetapkan 32 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026 di Bandar Lampung.
Penetapan cabang olahraga ini menjadi bagian penting dalam persiapan pelaksanaan Porprov Lampung 2026 sekaligus sebagai langkah strategis untuk menjaring atlet-atlet terbaik daerah menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
"Porprov Lampung 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum pembinaan atlet daerah untuk melahirkan prestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional."
Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Ir. H. Taufik Hidayat, M.M., M.E.P., menjelaskan bahwa penetapan cabang olahraga dilakukan dengan memprioritaskan cabang yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Ya, yang kita tetapkan pertama adalah cabang olahraga yang dipertandingkan di PON. Karena ini nanti hasilnya adalah untuk memperkuat tim kita di PON. Kemudian kita juga memberikan peluang pilihan cabang olahraga andalan tuan rumah. Nah, itu kita berikan, tadi terdapatnya tiga cabang olahraga yang mereka pilih. Ya, totalnya ada 32 cabang olahraga," ujar Taufik Hidayat.
Melalui sinergi antara KONI Provinsi Lampung bersama KONI kabupaten dan kota, diharapkan penyelenggaraan Porprov dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Lampung.
Selain menjadi ajang kompetisi antar daerah, Porprov juga memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem olahraga prestasi yang berkelanjutan di Lampung.
Sekretaris Dispora Lampung, Budhi Marta, menyampaikan bahwa Porprov menjadi bagian penting dalam proses seleksi atlet menuju level nasional melalui tahapan Pra-PON.
"Ya, lebih tepatnya seperti ini, kan kita mendudukkan Porprov sebagai ajang seleksi menuju tahap berikutnya di level nasional yaitu PON. Yang tahap pertama ini adalah Pra-PON. Yang kita harapkan dari peran kabupaten/kota untuk menghadirkan, mengikutsertakan atlet-atlet yang punya potensi berkiprah di nasional. Dukungan pemerintah daerah tentu melakukan seleksi dengan sebaik-baiknya di kabupaten/kota, baik dimulai oleh Porkot, Perkab, maupun Pekan Olahraga Kabupaten," kata Budhi Marta.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Bandar Lampung, Rahmudin, memastikan kesiapan sarana dan prasarana olahraga di Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah pelaksanaan Porprov Lampung 2026.
"Untuk kesiapan sarana, saya rasa Bandar Lampung sudah banyak sarana ya. Selain punya sarana milik provinsi, milik Pemerintah Kota Bandar Lampung, dan milik swasta, lengkap di Kota Bandar Lampung. Saya rasa kalau masalah sarana tidak masalah," ujar Rahmudin.
Dengan ditetapkannya 32 cabang olahraga, diharapkan seluruh persiapan menuju Porprov Lampung 2026 dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak positif bagi kemajuan olahraga daerah.
Semangat berprestasi untuk olahraga Lampung. Porprov Lampung 2026 menjadi momentum penting dalam membangun prestasi olahraga daerah yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.