Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) sebagai bagian dari penguatan organisasi dan pengembangan cabang olahraga triathlon di Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Makan Kayu, Way Halim, Bandar Lampung.

 

Musprov FTI Lampung dihadiri oleh perwakilan pengurus dari Kota Bandarlampung, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Selatan. Forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam membangun triathlon Lampung ke depan.

Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menilai triathlon memiliki potensi besar untuk dikembangkan, termasuk dalam mendukung sport tourism di Provinsi Lampung. Meski jumlah peminat masih terbatas, Lampung dinilai telah memiliki modal awal berupa atlet, pelatih, dan wasit yang perlu terus ditingkatkan kualitasnya.

“KONI berharap kepengurusan baru mampu mempersiapkan triathlon Lampung tampil di berbagai ajang nasional hingga PON 2028.” 
— Taufik Hidayat, Ketua Umum KONI Provinsi Lampung

Musprov tersebut menetapkan Azry Ayu Nabillah sebagai Ketua FTI Lampung periode 2026–2030. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa fokus program ke depan adalah melakukan roadshow ke kabupaten dan kota untuk sosialisasi serta pembentukan pengurus.

Menurutnya, cabang aquathlon akan dijadikan sebagai pondasi awal pembinaan sebelum pengembangan menuju triathlon dan duathlon. Selain pembinaan prestasi, FTI Lampung juga mendorong pengembangan triathlon berbasis sport tourism, khususnya di wilayah Lampung Selatan dan Pesawaran.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia industri, serta dukungan akademik, FTI Lampung optimistis organisasi dapat berjalan dengan baik, atlet bertumbuh, dan olahraga triathlon semakin dikenal di Provinsi Lampung.

Sumber: Diolah dari pemberitaan media online be1lampung.com